Showing posts with label Dasar Mikrotik. Show all posts
Showing posts with label Dasar Mikrotik. Show all posts

[VIDEO] Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik

May 30, 2017 Add Comment
Cara Mudah Setting Mikrotik Menggunakan Winbox akan kita bahas pada artikel kali ini. Melakukan konfigurasi Mikrotik pada routerboard seperti Mikrotik RB750 atau tipe lainnya bisa dilakukan dengan mudah jika sudah tau Cara Menggunakan Winbox nya.

Cara Setting Mikrotik Menggunakan Winbox


Nah, disini saya akan share Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik. Sebelumnya, pastikan Anda sudah mengetahui apa itu winbox Mikrotik dan sudah memiliki software winbox mikrotik nya dan cara install winbox nya. Jika belum silakan Download Winbox Mikrotik disini :

Untuk mempermudah teman-teman belajar cara setting mikrotik menggunakan winbox, saya sudah buatkan Video Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik yang bisa teman-teman saksikan.

Namun jika teman-teman belum paham tentang apa itu Mikrotik karena baru belajar dan tau Mikrotik, saya rekomendasikan untuk menyaksikan dulu Video Tutorial Mikrotik tentang Apa Itu Mikrotik berikut ini.


Setelah paham mengenai Mikrotik, kita bisa langsung belajar mikrotik winbox pada video selanjutnya. Pada Video Tutorial Mikrotik Winbox ini bukan sekedar membahas tentang cara menggunakan winbox pada Mikrotik, tetapi sekaligus praktek cara setting mikrotik menggunakan winbox, karena pada video ini saya coba gunakan juga RB951G-2HnD untuk demo praktek.

Materi praktek pada video tutorial mikrotik winbox ini yaitu seperti mengkoneksikan Mikrotik RB750 ke Internet Speedy atau Indihome hingga client bisa konek ke internet dan sharing koneksi wireless pada RB951G-2HnD hingga client bisa konek ke internet indihome.

Oke, langsung saja kita mulai Video Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik berikut ini :


[Update!] Download Winbox Mikrotik Versi Terbaru 2017

February 26, 2017 Add Comment
Download Winbox Mikrotik Versi Terbaru 2017 dan cara menggunakan Winbox Mikrotik akan kita bahas pada Artikel kali ini. Pertama-tama, mari kita mengenal Winbox Mikrotik lebih dahulu.

Apa itu Winbox?

Berikut ini pengertian winbox. Winbox adalah sebuah aplikasi utility buatan Mikrotik yang digunakan untuk melakukan remote ke perangkat mikrotik dalam mode GUI (Graphical User Interface). Sehingga dengan mode GUI ini kita akan lebih mudah untuk melakukan Setting Mikrotik, terlebih bagi pemula. Kita tidak perlu repot-repot mengetikkan perintah-perintah command line Mikrotik, yang belum tentu hapal. Jadi ini adalah cara mudah setting mikrotik menggunakan winbox mikrotik.

Winbox Mikrotik Download Gratis
Winbox Mikrotik Versi 3.11


Download Winbox Mikrotik
Winbox Mikrotik Versi 2.2.18

Jika Sistem RouterOS Mikrotik diinstall pada PC (komputer), maka untuk melakukan konfigurasi mikrotik awal menggunakan command line pada PC itu sendiri. Sedangkan jika ingin setting mikrotik PC lebih mudah menggunakan winbox dari PC/laptop lainnya yang terkoneksi ke PC mikrotik tersebut.

Winbox Mikrotik merupakan aplikasi berbasis Windows. Jadi Kita bisa menjalankannya di semua PC/Laptop dengan sistem Operasi Microsoft Windows. Namun Winbox ini juga bisa dijalankan pada Sistem operasi Linux dan Mac OS dengan menggunakan aplikasi tambahan Wine. Silakan Baca : Cara Menggunakan Winbox pada Linux Mint dan Ubuntu

Melakukan setting mikrotik menggunakan winbox ini lebih banyak digunakan karena selain penggunaannya yang mudah kita juga tidak harus menghapal perintah-perintah Mikrotik. Semua perintah itu sudah tersedia dalam bentuk Graphical Menu pada Winbox. Jadi tinggal pilih dan klik saja menu apa yang diinginkan.

Download Winbox Mikrotik
Tampilan Graphical Menu pada Winbox Mikrotik

Download Winbox Mikrotik

Untuk melakukan download Winbox Mikrotik secara Gratis, silakan masuk ke website mikrotik.com/download dan cari link download Winbox terbaru di bagian bawah.

Cara Download Winbox Mikrotik dari website Mikrotik.com
Cara Download Mikrotik dari website Mikrotik.com


Atau anda bisa Download Winbox Mikrotik Versi 3.11 terbaru 2017 disini :
Link Download Winbox Mikrotik Terbaru

Setelah file winbox.exe selesai di download, silakan buka aplikasi nya dengan cara klik 2x pada winbox.exe. Untuk cara menggunakan Winbox Mikrotik nya akan kita bahas pada bagian Fungsi Winbox berikut ini :

Fungsi Winbox

Fungsi utama winbox adalah sebagai aplikasi bantu untuk menyeting/mengkonfigurasi perangkat mikrotik dengan mudah dan cepat. Pada Aplikasi Winbox Mikrotik itu sendiri sudah dibekali beberapa fitur yang dapat kita manfaatkan untuk mempermudah setting Mikrotik :

1. Fitur Neighbor Discovery
Neighbor Discovery adalah salah satu fitur pada Winbox Mikrotik yang berfungsi untuk menemukan perangkat Mikrotik apa saja yang terhubung dengan PC/laptop Anda di Jaringan. Dengan fitur ini Winbox akan secara otomatis menampilkan data perangkat Mikrotik yang ditemukannya di jaringan. Data yang ditampilkan berupa IP Address, MAC Address, Nama Perangkat, Versi RouterOS dan Jenis Board nya.

Ini akan mempermudah kita untuk melakukan remote mikrotik, terutama jika kita tidak tau IP Address mikrotik yang mau kita remote. Disini kita dapat memilih akan me-remote Mikrotik menggunakan IP Address atau MAC Address. Jika kita belum melakukan konfigurasi IP Address baik pada mikrotik ataupun PC/Laptop (biasanya terjadi ketika baru beli perangkat Mikrotik dengan konfigurasi default) maka disaranakan untuk remote via MAC Address.

Berikut ini adalah cara penggunaan Fitur Neighbor Discovery Winbox Mikrotik untuk melakukan remote pada perangkat Mikrotik menggunakan MAC Address, seperti yang ditunjukkan pada gambar berikut ini :

Penggunaan Fitur Neighbor Discovery untuk remote Winbox Mikrotik
 
Berikut ini adalah tampilan Menu pada Winbox Mikrotik ketika kita sudah berhasil login.


Sekarang Kita bisa remote mikrotik nya untuk melakukan setting mikrotik.

2. Fitur Safe Mode
Fitur Safe Mode Winbox Mikrotik berfungsi untuk melindungi perangkat mikrotik kita dari kesalahan konfigurasi, dengan cara mengembalikan konfigurasi seperti semula ketika aplikasi winbox di close/exit. Cara kerjanya adalah dengan menekan tombol Safe Mode pada pojok kiri atas. Ketika tombol Safe Mode ini sudah aktif, maka konfigurasi yang dilakukan tidak akan tersimpan sebelum tombol Safe Mode ini di non-aktifkan.

Cara Menggunakan Safe Mode Winbox Mikrotik

Dengan fitur ini, kita bisa coba-coba konfig mikrotik nya. Jika dirasa konfigurasi nya sudah benar-benar sesuai, kita bisa simpan dengan me-nonaktifkan Safe Mode. Tapi jika konfigurasi nya malah jadi kacau dan kita ingin kembalikan ke semula, tinggal close/exit saja aplikasi Winbox nya. Konfigurasi yang kacau tadi tidak akan tersimpan.

3. Fitur Add/Set Managed
Add/Set Managed merupakan fitur winbox mikrotik yang berfungsi untuk menyimpan daftar perangkat-perangkat Mikrotik berupa data IP Address, Username dan Password. Sehingga jika kita punya banyak perangkat mikrotik yang perlu di kelola, kita tidak perlu repot-repot memasukkan data tiap kali mau login. Data tersebut akan disimpan di tab managed dan bisa diproteksi dengan password.

Untuk dapat menggunakan fitur Add/Set Managed ini, masuk ke mode Advanced dulu. Klik Menu Tools --> Klik Advanced Mode.

Mengaktifkan Advanced Mode Winbox Mikrotik

Masukkan data perangkat Mikrotik nya :

Connect To : isikan IP Address mikrotik (bisa menggunakan fitur neighbor discovery)
Login : isikan username mikrotik
Password : isikan password mikrotik

Note : isikan catatan/note mikrotik tersebut (opsional)
Group : pengelompokkan berdasarkan group

Klik Menu Add/Set untuk menyimpan.

Hasil nya bisa dilihat pada tab Managed. Dengan data ini, kita bisa langsung login ke prangkat mikrotik tersebut tanpa harus memasukkan detail login berupa IP Address, username dan password lagi. Jadi cukup dengan klik router yang diinginkan kemudian klik Connect saja.

Nah, Agar data login tersebut tidak diakses oleh orang yang tidak berkepentingan, kita bisa proteksi dengan password. Klik menu Set Master Password.


Masukkan password yang diinginkan --> klik OK


Tutup dan buka kembali Winbox nya, maka data pada managed tidak akan muncul sebelum kita memasukkan password nya.



4. Fitur Export & Import Data
Fitur ini dapat digunakan untuk meng-export dan import data pada daftar perangkat yang ada di tab managed. Tujuannya agar daftar data managed router yang sudah kita buat sebelumnya bisa disimpan di direktori/folder tertentu supaya bisa dipindahkan ke PC/laptop lain jika diperlukan. Jadi kalau kita mau bikin daftar managed router serupa pada PC/laptop lain, tidak perlu memasukkan ulang data nya. Kita tinggal export dan import data nya saja.

Untuk bisa melakukan Export & Import Data, pastikan Master Password sudah dibuka. Jika tidak, maka submenu Export dan Import pada menu Tools tidak akan aktif. 


Setelah Master Password sudah dibuka, barulah submenu Import dan Export pada Winbox Aktif dan bisa digunakan. Klik Export untuk mencoba menyimpan file konfigurasi ke direktori/folder tertentu.


Export Data
 

 Import Data



4. Fitur RoMON
RoMON (Router Management Overlay Network) adalah sebuah protocol proprietary Mikrotik (protocol yang hanya didukung pada perangkat Mikrotik), dimana dapat membuat koneksi layer2 yang aman (secure) ke perangkat MikroTik baik melalui koneksi “Physical” (ethernet) maupun Layer2 Tunnel. Untuk lebih jelasnya, silakan baca : 

Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik dalam bentuk Video bisa Anda lihat disini :

[VIDEO] Tutorial Cara Menggunakan Winbox Mikrotik


Jadi begitulah beberapa penjelasan Fungsi Winbox Mikrotik dan Link Download Winbox Mikrotik Terbaru 2017. Untuk Tutorial cara setting Mikrotik nya bisa Anda cari dan baca-baca sendiri di blog Tutorial Mikrotik Indonesia ini. Good luck dan semoga bermanfaat :)

Cara Menggunakan Tool IP Scan pada Mikrotik

February 20, 2017 Add Comment
Tool IP Scan pada Mikrotik berfungsi untuk melakukan scanning (pemindaian) perangkat jaringan yang berbasis IP pada Mikrotik. Tool IP Scan ini mampu melakukan scan pada network dengan berberapa cara, yakni dengan menggunakan IP Prefix, IP Range, maupun berdasarkan Interface nya. 

Contoh kasus, saya punya banyak perangkat yang terhubung ke jaringan, tapi saya gak tau perangkat mana saja yang online. Saya juga gak tau IP berapa saja yang masih online. Masa iya harus ping IP address nya satu per satu biar tau perangkat nya online apa tidak, capek deh..

Nah, untuk mengetahuinya, saya bisa gunakan Tool IP Scan untuk melakukan scan IP pada network. Hasilnya akan diketahui IP berapa saja yang online beserta perangkat nya (berdasarkan SNMP name dan Netbios name). 

Pusing ya? Langsung praktek aja yuk biar paham.

Tutorial Cara  Menggunakan Tool IP Scan pada Mikrotik via Winbox


1. Silakan login ke Mikrotik mengunakan Winbox Mikrotik

2. Masuk ke menu Tools --> IP Scan

3. Ada 2 opsi yang bisa kita gunakan untuk melakukan scan, yaitu berdasarkan Interface dan/atau IP address.

4. Berikut contoh penggunaan IP Scan dengan scanning via Interface ether1


5. Berikut contoh penggunaan IP Scan dengan scanning via IP address prefix : 172.19.1.0/26


6. Contoh Penggunaan IP Scan Mikrotik dengan scanning berdasarkan IP address range : 172.19.2.2-172.19.2.20


7. Contoh penggunaan Tool IP Scan Mikrotik dengan scanning berdasarkan gabungan interface dan IP address nya :


Gimana sudah paham? Gampang kan? Intinya kita bisa mencari tau perangkat apa saja yang terkoneksi di jaringan dan berapa IP Address nya dengan mudah, langsung dari tool Mikrotik. Tool IP Scan ini cukup berguna untuk traubleshooting jaringan dan mitigasi gangguan.

Cara Menggunakan Tool Fetch pada Mikrotik

February 16, 2017 Add Comment
Tool Fetch Mikrotik adalah salah satu tool pada console/terminal Mikrotik RouterOS yang berfungsi untuk menyalin (copy) file melalui protocol ftp, http, dan https. Tool Fetch ini bisa melakukan copy file dari perangkat lain ke Router Mikrotik (download) maupun copy file dari Router Mikrotik ke perangkat lain (upload). Jadi penggunaanya mirip seperti wget pada linux, dengan command yang berbeda.

Hingga versi RouterOS 6.38.1, tool fetch mikrotik masih belum ada menu fetch di GUI nya Winbox. Jadi untuk menggunakan tool fetch ini kita masih harus mengetikkan command pada terminal Mikrotik. Hal tersebut tidak jadi masalah, karena penggunaan command nya akan kita bahas satu per satu pada Tutorial Mikrotik kali ini hingga mudah untuk dipahami.

Tutorial Cara Menggunakan Tool Fetch pada Mikrotik

Walaupun tool fetch ini hanya berjalan pada console/terminal, namun saya sarankan untuk login menggunakan Winbox Mikrotik agar lebih mudah dalam penerapannya.

Buka Terminal Mikrotik. Disini akan saya berikan beberapa contoh penerapan tool fetch mikrotik.

1. Contoh penggunaan Tool Fetch Mikrotik untuk download file dari FTP folder Public

Disini akan saya contohkan untuk download file mikrotikindo.rsc dari folder Public/Mikrotik pada FTP. Mengingat folder FTP yang digunakan adalah Public, sehinga kita tidak perlu memasukkan username dan password FTP pada command fetch mikrotik.

Berikut ini contoh command Tool Fetch Mikrotik untuk FTP folder Public :

tool fetch address=ip.address.ftp src-path=direktori.file.ftp mode=ftp dst-path=direktori.tujuan port=21 keep-result=yes

Silakan ganti tulisan yang ditandai kuning sesuai data Anda. Untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut :



Pada gambar di atas, parameter status : finished, artinya file di ftp tersebut sudah berhasil di download ke Router Mikrotik. Kita bisa lihat file hasil download nya pada menu Files :



2. Contoh Penggunaan Tool Fetch Mikrotik untuk upload file dari Mikrotik ke FTP folder Public

Untuk melakukan upload file ke FTP folder Public, command nya sebagai berikut :

tool fetch address=ip.address.ftp src-path=direktori.file.router mode=ftp  port=21 upload=yes
Untuk lebih jelasnya bisa lihat contoh gambar berikut ini :


Setelah proses upload selesai yang ditandai dengan parameter status : finished, coba cek folder FTP nya apakah file yang di upload sudah berhasil masuk.


3. Contoh Penggunaan Tool Fetch Mikrotik untuk download file dari FTP folder non Public

Contoh kali ini mirip seperti contoh nomor 1, bedanya folder/direktori FTP yang digunakan bukan folder publik namun folder lain yang perlu username dan password tertentu untuk download dan upload file nya. Contoh kali ini juga bisa diterakan pada FTP yang tidak ada folder public dan memang harus memasukkan username dan password untuk login nya.

Saya contohkan download file dari FTP pada direktori MikrotikIndo dengan nama file winbox.exe
Berikut ini contoh command Tool Fetch Mikrotik untuk FTP dengan username & password :

tool fetch address=ip.address.ftp src-path=direktori.file.ftp mode=ftp port=21 user=user.ftp password=password.ftp

Untuk lebih jelasnya silakan lihat gambar berikut :

Hasil nya sebagai berikut : 


4. Contoh Penggunaan Tool Fetch Mikrotik untuk Download file dari Website

Pada Contoh kali ini ada 4 metode yang akan saya contohkan untuk download file dari website menggunakan Tool Fetch Mikrotik. Karena untuk melakukan fetch download dari website kita bisa menggunakan beberapa parameter yang berbeda, yaitu address, host, dan url. Selain itu juga akan saya contohkan download file dari website dengan enkripsi SSL/HTTPS.

4.1. Penggunaan Parameter Address pada Tool Fetch Mikrotik untuk Download File dari Website (http)

Parameter address pada tool fetch Mikrotik dapat diisi dengan IP Address maupun domain website tertentu. Untuk dapat melakuan download dari website http, maka pada parameter mode diisi dengan mode=http. Contoh penggunaan nya :

tool fetch address=ixp.mikrotik.co.id src-path=/download/nice.rsc mode=http
 

4.2. Penggunaan Parameter Address dan Host pada Tool Fetch Mikrotik untuk Download File dari Website (http)

Pada beberapa kasus, ada website yang tidak bisa di fetch dengan parameter address saja, karena lokasi website nya ada di host tertentu di dalam ip address website tersebut. Untuk mengatasinya, bisa tambahkan parameter host. Contoh penggunaan nya :

tool fetch address=rizkyagung.net host=rizkyagung.net src-path=winbox.exe dst-path= winbox.exe mode=http 

4.3. Penggunaan Parameter Url pada Tool Fetch Mikrotik untuk Download File dari Website (http)

Untuk penggunaan tool fetch pada 2 contoh sebelumnya saya rasa terlalu ribet ya. Agar lebih simple, kita bisa gunakan parameter url. Syaratnya kita harus tau url full path file yang mau di fetch. Contoh penggunaan nya sebagai berikut :

tool fetch url="http://rizkyagung.net/winbox.exe" mode=http
 

4.4. Penggunaan Parameter Url pada Tool Fetch Mikrotik untuk Download File dari Website (https)

Bagaimana jika website nya menggunakan enkripsi https? Tetap bisa kok, caranya dengan menggunakan mode=https. Contoh nya :

tool fetch url="https://download2.mikrotik.com/routeros/winbox/3.11/winbox.exe" mode=https


Cukup sekian dulu ya pembahasan tentang Tool Fetch Mikrotik nya. Pada artikel selanjutnya akan saya share penerapan Tool Fetch untuk melakukan backup & export konfigurasi Mikrotik scara otomatis ke FTP Server.
Pengertian IP Pool Mikrotik dan Penerapannya

Pengertian IP Pool Mikrotik dan Penerapannya

February 09, 2017 Add Comment
IP Pool Mikrotik adalah salah satu fitur pada Mikrotik yang berfungsi untuk menentukan range (rentang) IP Address yang dapat digunakan pada DHCP Server maupun koneksi point-to-point (ppp). IP Pool mengelompokkan IP Address untuk keperluan lanjutan, seperti pemberian IP Address kepada client.

Kita bisa mengakses fitur IP Pool Mikrotik ini pada menu IP --> Pool pada Winbox, seperti pada gambar berikut ini :



Berikut adalah penjelasan dari Parameter IP Pool Mikrotik :

  • Name : Nama dari IP Address Pool 
  • Addresses : Rentang (range) IP Address yang ingin digunakan, dengan format penulisan sebagai berikut, misal : 192.168.1.10-192.168.1.100.
  • Next Pool : Ketika IP Address yang di alokasikan pada IP Pool sudah habis, maka fitur Next Pool ini bisa jadi solusi dengan memberikan IP Address pada IP Pool lain nya, dengan syarat fitur Next Pool ini diaktifkan.
Contoh Penggunaan Fitur Next Pool :


Kita bisa melihat IP berapa saja yang sudah digunakan oleh client dengan masuk ke Tab Used Addresses.
 
IP Pool Mikrotik sering digunakan pada DHCP Server untuk memebrikan IP Address secara otomatis pada Client baik via jaringan LAN maupun Wireless LAN. Selain itu juga bisa digunakan pada Hotspot Mikrotik Server untuk memeberikan IP ke Hotspot Client. Begitu juga pada VPN Server seperti pada PPTP VPN Server Mikrotik.

Demikianlah pembahasan Tutorial Mikrotik tentang Pengertian IP Pool Mikrotik dan Penerapannya. Semoga bermanfaat.

Mengenal Jenis dan Tipe VPN di Mikrotik

January 23, 2017 Add Comment
Virtual Private Network (VPN) adalah suatu metode untuk mengkoneksikan antar node jaringan dengan cara memanfaatkan koneksi Internet (Jaringan Publik/WAN) dan menggunakan protokol yang terenkripsi sehingga lebih aman. VPN merupakan salah satu solusi jitu untuk menghubungkan beberapa lokasi yang berjauhan dengan mudah memanfaatkan koneksi Internet masing-masing lokasi. 

Contoh penerapannya adalah ketika Anda mengelola jaringan untuk beberapa kantor di lokasi yang berbeda dan berjauhan satu sama lainnya. Untuk menghubungkan keselruhan kantor tersebut menggunakan link fisik tentu akan membutuhkan biaya yang besar. Nah, dengan menggunakan VPN kita bisa membangun sebuah link antar kantor dengan memanfaatkan jaringan internet yang sudah ada. Link yang terbentuk dilengkap dengan enkripsi sehingga meminimalisir kemungkinan data akan diakses oleh orang yang tidak bertanggung jawab. 

Mengenal Jenis-jenis VPN dan penerapannya di Mikrotik
Menu Pada RouterOS Mikrotik untuk Mengaktifkan VPN di Mikrotik

VPN pada Mikrotik support beberapa metode, seperti : PPTP, L2TP, SSTP, dan OpenVPN. Dengan adanya beberapa opsi ini, kita perlu memilih tipe VPN yang cocok untuk jaringan kita. Secara umum semua type tersebut memiliki fungsi yg sama. Yang membedakan adalah autentikasi dan enkripsi yg digunakan. 

Pembahasan pengertian VPN, cara kerja VPN, Kelebihan dan kekurangan VPN sudah pernah saya bahas disini : Apa itu VPN? Mengenal Prinsip & Cara Kerja VPN 

Pada Tutorial Mikrotik kali ini akan kita bahas satu per satu Jenis dan Tipe VPN di Mikrotik :

PPTP (Point to Point Tunnel Protocol) 

PPTP merupakan salah satu type VPN yang paling sederhana dalam konfigurasi. Selain itu juga fleksibel. Mayoritas operating system sudah support sebagai PPTP Client, baik operating system pada PC ataupun gadget seperti android. Komunikasi PPTP menggunakan protokol TCP port 1723, dan menggunakan IP Protocol 47/GRE untuk enkapsulasi paket datanya. Pada setting PPTP, kita bisa menentukan network security protocol yang digunakan untuk proses autentikasi PPTP pada Mikrotik, seperti pap, chap, mschap dan mschap2. Kemudian setelah tunnel terbentuk, data yang ditransmisikan akan dienkripsi menggunakan Microsoft Point-to-Point Encryption (MPPE). Proses enskripsi biasanya akan membuat ukuran header paket yang ditransmisikan akan bertambah. Jika kita monitoring, traffic yang melewati tunnel PPTP akan mengalami overhead ± 7%.

L2TP (Layer 2 Tunnel Protocol)

L2TP merupakan pengembangan dari PPTP ditambah L2F. Network security Protocol dan enkripsi yang digunakan untuk autentikasi sama dengan PPTP. Akan tetapi untuk melakukan komunikasi, L2TP menggunakan UDP port 1701. Biasanya untuk keamaanan yang lebih baik, L2TP dikombinasikan dengan IPSec, menjadi L2TP/IPSec. Contohnya untuk Operating system Windows, secara default OS Windows menggunakan L2TP/IPSec. Akan tetapi, konsekuensinya tentu saja konfigurasi yang harus dilakukan tidak se-simple PPTP. Sisi client pun harus sudah support IPSec ketika menerapkan L2TP/IPSec. Dari segi enkripsi, tentu enkripsi pada L2TP/IPSec memiliki tingkat sekuritas lebih tinggi daripada PPTP yg menggunakan MPPE. Traffic yang melewati tunnel L2TP akan mengalami overhead ± 12%.

SSTP (Secure Socket Tunneling Protocol)

Untuk membangun VPN dengan metode SSTP diperlukan sertifikat SSL di masing-masing perangkat, kecuali keduanya menggunakan RouterOS. Komunikasi SSTP menggunakan TCP port 443 (SSL), sama hal nya seperti website yang secure (https). Anda harus memastikan clock sudah sesuai dengan waktu real jika menggunakan certificate. Manyamakan waktu router dengan real time bisa dengan fitur NTP Client. Sayangnya belum semua OS Support VPN dengan metode SSTP. Traffic yang melewati tunnel SSTP akan mengalami overhead ± 12%.

OpenVPN

VPN ini Biasa digunakan ketika dibutuhkan keamanan data yg tinggi. Secara default, OpenVPN menggunakan UDP port 1194 dan dibutuhkan certificate pada masing-masing perangkat untuk bisa terkoneksi. Untuk client compatibility, OpenVPN bisa dibangun hampir pada semua Operating System dengan bantuan aplikasi pihak ketiga. OpenVPN menggunakan algoritma sha1 dan md5 untuk proses autentikasi, dan menggunakan beberapa chiper yaitu blowfish128, aes128, aes192 dan aes256. Trafik yang melewati tunnel OpenVPN akan mengalami overhead ± 16%.

Kesimpulan

Perlu diketahui, semakin Anda menginginkan sebuah jaringan yang aman, maka akan semakin kompleks konfigurasi yang perlu diterapkan. Begitu pula dengan pemakaian resource hardware, semakin tinggi enkripsi yang dipakai, pemakaian resource, khususnya cpu juga akan naik.

Jadi kesimpulannya, jika Anda menginginkan VPN dengan kompatibilitas dan dukungan alat client yg bagus, maka PPTP dapat jadi pilihan. Selain itu kompatbilitas nya yang tinggi, PPTP VPN juga lebih mudah dalam konfigurasi Mikrotik nya. Tetapi jika Anda menginginkan sebuah VPN dengan tingkat keamanan yang lebih baik, maka L2TP/IPSec atau OpenVPN lah solusi nya.

Pada kebanyakan OS Windows, secara default memakai L2TP/IPSec, sehingga tinggal diseusuaikan pada sisi server. Jika memang alat anda support dan anda menginginkan keamanan yg tinggi pada jalur VPN Anda, L2TP/IPSec dapat jadi pilihan tepat.

Satu hal yang perlu diperhatikan, pemakaian VPN tidak akan menambah Bandwidth Anda, justru malah bisa mengecilkan bandwidth anda karena ada penambahan pada headernya, tergantung dari besar bandwidth langganan Anda.

Demikianlah beberapa Penjelasan Jenis dan Tipe VPN pada Mikrotik. Semoga bermanfaat :)

Referensi :
http://www.mikrotik.co.id/artikel_lihat.php?id=61

Tool Bandwidth Test Mikrotik dan Cara Penggunaannya

January 19, 2017 Add Comment
Mikrotik Bandwidth Test adalah salah satu fitur di Mikrotik yang bisa kita gunakan untuk mengukur besarnya kapasitas bandwidth perangkat Mikrotik. Intinya Mikrotik Bandwidth Test ini berfungsi untuk test bandwidth di Mikrotik.

Bandwidth test mikrotik dapat digunakan untuk mengukur throughput ke router MikroTik lain (baik kabel atau nirkabel), sehingga dapat diketahui berapa besar kapasitas bandwidth antar perangkat Mikrotik tersebut.

Cara Kerja Bandwidth Test Mikrotik

Mikrotik Bandwidth Test akan men-generate traffic yang kemudian akan dikirimkan ke perangkat lain melalui sebuah jalur koneksi. Proses ini biasa disebut dengan Bandwidth test. Sebuah proses Bandwidth test terdiri dari Bandwidth test server dan Bandwidth test client. Semua versi RouterOS Mikrotik bisa digunakan sebagai Bandwidth Test server maupun Bandwidth test client.

Selain dapat digunakan antar router Mikrotik, bandwidth test mikrotik ini juga bisa digunakan oleh PC/laptop untuk mengukur bandwidth ke mikrotik. Hal ini berguna ketika kita ingin mengetahui seberapa besar kapasitas bandwidth dari link yang digunakan dari client ke router Mikrotik.

Misalnya, digunakan pada jaringan RT/RW net untuk mengukur bandwidth dari pelanggan ke router Mikrotik menggunakan wifi, jadi kita tau apakah alokasi bandwidth yang sudah kita setting di mikrotik memang benar apa tidak. Jika hasil bandwidth test nya tidak sesuai dengan setingan, berarti perlu ada pengecekan lagi di setinggan atau ada masalah pada jaringan wireless nya.

Itu sedikit gambaran awal tentang Bandwidth Test Mikrotik. Selanjutnya akan kita bahas Cara Menggunakan Bandwidth Test Mikrotik. Bandwidth test mikrotik terdiri dari dua bagian, yaitu Bandwidth Test Server dan Bandwidth Test Client.

Bandwidth Test Server dan Client di Mikrotik

Bandwidth Test Server Mikrotik

Pada RouterOS Mikrotik, fitur Bandwidth test server ini dikenal dengan BTest Server. Kita bisa megakses menu nya dari Winbox pada menu Tools --> BTest Server, atau pada terminal di /tool btest server.


bandwidth test mikrotik


Settingan asli nya (default) menu BTest Server ini sudah aktif, dan bisa langsung digunakna. Jadi kita sudah tidak perlu lagi mengaktifkan fitur btest server nya kecuali sebelumnya sudah di non-aktifkan.

Kita juga bisa melakukan pengaturan sendiri pada Bandwidth Test Server Mikrotik tersebut. Pengaturan ini bisa dilakukan pada menu /tool btest server. Terdapat beberapa parameter yang bisa digunakan.

1. Enabled : digunakan untuk mengaktifkan bandwidth test server pada router. Jika posisi enabled=no (disable) atau tidak dicentang (uncheck) maka tidak bisa dilakukan bandwidth test terhadap router tersebut.

2. Authenticate : Sebagai pengatur pemberian autentikasi untuk Bandwidth test client.

- Authenticate:yes (check), untuk bisa melakukan bandwidth test, Bandwidth Test Client harus memasukkan username dan password sesuai dengan yang digunakan untuk melakukan remote config Router Btest Server.

- Authenticate:no (uncheck), Bandwidth Test Client tidak perlu memasukkan username dan password untuk melakukan bandwidth test.

3. Max session : digunakan untuk mengatur limitasi berapa Max session/koneksi bandwidth test yang berlangsung bersamaan.

Bandwidth Test Client Mikrotik

Untuk melakukan bandwidth test ke mikroik lain, disediakan tool Bandwidth Test Client pada Mikrotik. Kita bisa mengaksesnya pada menu Tools --> Bandwidth Test atau command pada terminal /tool bandwidth test



bandwidth test mikrotik winbox

Pada bandwidth test client mikrotik ini ada beberapa parameter yang bisa kita atur dalam melakukan test bandwidth mikrotik.

1. Test To : digunakan untuk menunjuk alamat IP Router bandwidth test server.

2. Protocol : protocol yang akan digunakan dalam bandwidth test pada parameter protocol (tcp/udp)

3. Direction : digunakan untuk menentukan arah traffic. Terdapat 3 pilihan arah traffic yang akan digenerate :
- Upload (send)
- Download (receive)
- Upload dan download (both)

4. Local Tx Speed dan Remote Tx Speed : digunakan untuk menentukan kecepatan transfer saat bandwidth test. Satuan bps (bit per second).

5. Username dan password : Sesuaikan dengan pengaturan Router BTest Server. Jika pada Router Btest server parameter authenticate:yes maka masukkan username dan password yg digunakan untuk remote Router Mikrotik.

Cara Menggunakan Bandwidth Test Mikrotik

Untuk dapat menggunakan bandwidth test mikrotik, pastikan Mikrotik yang dijadikan sebagai btest server dan client nya sudah bisa berkomunikasi menggunakan ip address. Coba test ping dulu antar mikrotik nya, pastikan sudah bisa. Selanjutnya kita coba bandwidth test antar perangkat mikrotik.

bandwidth test mikrotik windows

Isikan parameter Test to dengan IP Address Btest Server, Pilih tipe protocol dan direction nya. Jangan lupa isikan username dan password Router Mikrotik lawan (BTest Server). Parameter Local Tx Speed dan Remote Tx Speed bisa diisi dengan berapa besar traffic yang akan digenerate untuk mengukur kapasitas Bandwidth nya. 

Jika paremeter ini tidak diisi, maka bandwidth test akan generate traffic dengan kecepatan maksimal sesuai dengan nilai local dan Remote Tx speed link nya.

Sedangkan jika nilai keduanya tidak ditentukan maka router akan mencoba men-generate traffic sampai batas kemampuan perangkat atau maksimal traffic yang bisa dilewatkan pada link tersebut.

Berikut beberapa contoh hasil bandwidth test antar router Mikrotik dengan link 1000 Mbps (1Gbps)

bandwidth test mikrotik ip


Yang perlu diperhatikan pada penggunaan Bandwidth Test Mikrotik ini adalah bandwidth test ini memakan banyak resource, terutama resource CPU. 

mikrotik bandwidth test cpu 100

Menurut Wiki Mikrotik, Bandwidth test mikrotik ini menggunakan hanya satu core CPU, dan hasil test nya akan mencapai maksimal kalau resource CPU nya sudah mencapai 100%. Bisa dilihat pada gambar di atas, saya coba tes Router Mikrotik RB1100 via link 1Gbps. Hasil tes bandwidth nya hanya mencapai 818,7 Mbps, tidak sampai maksimal karena CPU load nya sudah mentok 100%.

bandwidth test mikrotik server

Contoh lain saya coba pada Mikrotik CRS125-24-1S dengan link 1Gbps juga sama, namun pada gambar di atas CPU usage nya tidak sampai maksimal hanya mencapai 69%, tapi kenapa hasil test nya tidak sampai maksimal 1 Gbps?

mikrotik bandwidth test cpu 100%

Jawabannya karena router lawan resource CPU nya sudah mentok di 100%. Jadi hasil bandwidth test nya tidak maksimal. Perlu diingat bahwa tidak semua tipe Mikrotik mampu menghandle traffic generate 1Gbps, jadi perlu dicek juga resource CPU mikrotiknya ketika kita coba bandwidth test.

bandwidth test di mikrotik

Oleh karena itu, disarankan agar tidak melakukan beberapa bandwidth test ke satu mikrotik bersamaan. Untuk membatasi berapa banyak session yang bisa digunakan untuk bandwidth test dalam waktu bersamaan kita bisa memanfaatkan parameter Max Session. Jika kita set max session=2 maka jumlah sesi/koneksi bandwidth test yang bisa berjalan bersamaan hanya 2 koneksi.

Bandwidth Test Mikrotik dari Client (PC/Laptop)

Selain bandwidth test antar perangkat Mikrotik, kita juga bisa melakukan bandwidth test langsung dari PC/laptop menggunakan aplikasi btest.exe yang bisa diunduh di laman download mikrotik.com. Silakan download aplikasi btest.exe dulu, buka aplikasinya dan isikan parameter yang sama seperti ketika test antar router. 

Contohnya, saya coba bandwidth test dari laptop ke Mikrotik RB 951UI-2HnD via link Wireless N 150 Mbps. Hasil test nya sebagai berikut :

mikrotik wireless bandwidth test

Anda bisa coba cek bandwidth Mikrotik dengan skenario Anda sendiri. Bisa dicoba antar Mikrotik, atau jika mikroitk nya hanya ada satu, anda bisa gunakan PC/Laptop untuk melakukan bandwidth test ini.

Cara Membuat Mikrotik Menjadi Wireless Access Point

December 03, 2016 Add Comment
Mikrotik sebagai Access Point bisa digunakan dalam implementasi Access Point untuk Hotspot ataupun untuk WiFi biasa. Access Point disini maksudnya fungsi Mikrotik hanya digunakan sebagai Access Point Wifi, tanpa adanya proses routing dan NAT di dalam mikrotik itu.

Nah, kali ini saya akan contohkan penggunaan Mikrotik sebagai Access Point pada jaringan Hotspot Mikrotik. Silakan lihat Gambar Topologi Mikrotik Hotspot berikut ini :

Cara Membuat Mikrotik Menjadi Wireless Access Point
Topologi Hotspot Mikrotik

Jadi ada sebuah Hotspot Server yaitu RB1100 yang dikonekskan ke 2 buah Access Point yang berbeda fungsinya. Mikrotik RB951G-2HnD sebagai Access Point WiFi Hotspot, yang hanya digunakan untuk memancarkan sinyal WiFi saja, sementara proses routing dan DHCP server nya ada di RB1100. 

Cara Setting Mikrotik RB951G-2HnD
Mikrotik RB951G-2HnD


Untuk Mikrotik SXTG-2HnD ini digunakan sebagai Access Point yang difungsikan untuk Wireless Point-to-Point ke gedung sebelah. Sama seperti RB951G-2HnD nya, tidak ada routing dan konfigurasi lain selain sebagai Access Point saja.

Cara Setting Mikrotik SXTG-2HnD
Mikrotik SXTG-2HnD


Nah, sekarang kita mulai Tutorial Cara Membuat Mikrotik Menjadi Access Point :

Mikrotik RB951G-2HnD Sebagai Access Point WiFi Hotspot

1. Nyalakan Mikrotik RB951G-2HnD nya
2. Remote Mikrotik nya menggunakan Winbox Mikrotik. Silakan Download Winbox dulu.
3. Disini saya asumsikan port yang terhubung ke Hotspot Server adalah ether 1. 
4. Aktifkan (enable) interface wlan1 (wireless) nya. Masuk ke menu wlan1 nya, silakan setting mode AP Bridge --> SSID : isikan nama sinyal Wireless nya (SSID) --> pilih frekuensi yang diinginkan --> selebihnya silakan setting sendiri sesuai kebutuhan --> OK

Setting Wireless Access Point Mikrotik RB951G-2HnD


5. Masuk ke menu Bridge --> Buat Bridge baru --> Masuk ke tab Ports --> Tambahkan interface ether1 dan wlan1 pada bridge yang baru dibuat.

Setting Wireless Access Point Mikrotik


6. Bila perlu, silakan beri IP address Mikrotik RB951G-2HnD nya pada interface ether1 dengan IP Address yang satu segment dengan IP Hotspot Server nya. Ini dilakukan supaya lebih mudah pada saat remote Mikrotik nya nanti. Tapi tidak diberi IP pun tidak masalah sebenarnya, karena fungsi nya memang hanya sebagai Access point yang meneruskan koneksi dari Hotspot Server (Router) ke client via Wireless. Jika tidak diberi IP Address, saya sarankan untuk mengaktifkan fitur ROMON nya supaya Mikrotik nya bisa diremote via MAC Address walaupun sudah lewat 1 hop. 

7. Sampai disini Mikrotik RB951G-2HnD sudah bisa digunakan sebagai Access Point. Silakan dicoba untuk konek ke SSID nya.

Mikrotik SXTG-2HnD sebagai Access Point Wireless Point-to-Point

1. Pada dasarnya setingan untuk Mikrotik SXTG-2HnD sebagai AP untuk WiFI PtP hampir sama dengan sebelumnya. Intinya adalah melakukan bridge interface ether1 dan wlan1 nya.

Setting Wireless Access Point Mikrotik SXTG-2HnD


2. Untuk settingan wireless point-to-point nya juga sama. Namun bisa kita rubah pada mode wirelessnya dari AP Bridge jadi Bridge saja. Kenapa dirubah jadi Bridge? Karena ini fungsinya hanya sebagai Point to point saja, sehingga hanya akan ada 1 buah client/station yang nantinya terkoneksi. Dan mode bridge ini hanya membolehkan 1 client saja yang konek. Hal ini untuk meningkatkan security juga, supaya tidak sembarang orang bisa konek. 
Untuk bisa lebih meningkatkan keamanan wireless, silakan baca : 
  
Setting Wireless Access Point Mikrotik

3. Sama seperti tutorial sebelumnya, anda bisa beri Mikrotik nya IP Address ataupun tidak.

4. Bagaimana dengan setingan Mikrotik clien/station nya yang menerima sinyal point to point nya? Silakan baca :

Oke, mungkin itu saja Tutorial Mikrotik Indonesia yang saya bagikan kali ini. Silakan dicoba dan praktekkan. Semoga bermanfaat :)

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *